Paul Pogba Diminta Kurangi Tingkahnya di Luar Lapangan

Paul Pogba Diminta Kurangi Tingkahnya di Luar Lapangan

Hal tersebut dituturkan oleh salah seorang legenda Arsenal, Ian Wright, yang menilai Gelandang Prancis terlalu banyak bertingkah di luar lapangan. Jika saja bisa mengurangi itu, Wright yakin Pogba akan berkembang pesat.

Paul Pogba Diminta Kurangi Tingkahnya di Luar Lapangan

Gelandang andalan Manchester united, Paul Pogba, diminta untuk lebih fokus pada performanya di atas lapangan, dan mengurangi tingkahnya di luar yang dianggap terlalu banyak gaya. Jika bisa melakukan hal tersebut, eks Juventus dipercaya bakal mampu menjadi salah satu pemain terbaik Dunia.

Seperti diketahui, pemain Internasional Prancis ini merupakan salah satu jebolan akademi Setan Merah yang meninggalkan Old Trafford pada tahun 2012 silam untuk kemudian bermain bagi Juventus. Pogba kemudian melalui empat tahun penuh perkembangan bersama dengan juara bertahan Serie A Italia tersebut, sebelum akhirnya ditebus dengan banderol senilai 105 juta Euro pada bursa transfer musim panas kemarin.

Dengan banderol yang sangat tinggi dan melihat performa gemilangnya sepanjang musim kemarin bersama Juventus, tentu saja ekspektasi tinggi disematkan kepada sosok berusia 23 tahun. Tapi sayang, sepanjang kampanye musim ini, yang bersangkutan dinilai tampil dibawah ekspektasi, kendati pada akhirnya klub berhasil memenangkan titel Liga Europa, Piala Liga, dan FA Community Shield.

Kendati demikian, salah seorang legenda Arsenal, Ian Wright, yakin sang pemain bisa berkembang menjadi salah seorang pemain terbaik dunia di masa mendatang, namun jika dia mau mengurangi tingkahnya yang banyak gaya di luar lapangan, dan sepenuhnya fokus pada performa di atas lapangan.

“Paul Pogba masih tetap salah satu gelandang terbaik di dunia. Di musim ini dia belum terlalu menunjukkan itu. Dia jarang menunjukkan kelasnya. Yang lebih ditunjukkan justru tingkahnya di luar lapangan. Hal itu kemudian memberi kesempatan pada orang-orang untuk mengkritiknya. Namun ketika dia fokus sepenuhnya dalam bermain, kemudian dia akan menjadi pemain hebat.”

Di musim ini, Pogba sukses memenangkan tiga trofi bersama United dengan ia mengemas sembilan gol dan enam assists dari 51 penampilannya di semua kompetisi.

Miralem Pjanic yakin Juventus Bisa Menangkan Liga Champions

Miralem Pjanic yakin Juventus Bisa Menangkan Liga Champions

Gelandang Miralem Pjanic yakin bahwa klubnya, Juventus, tahun ini berhasil memenangi trofi Liga Champions Eropa, seiring dengan partai final yang akan digelar akhir pekan nanti. Hal tersbut karena gelandang Bosnia-Herzegovina melihat adanya titik lemah dalam tim arahan Zinedine Zidane, Real Madrid.

Miralem Pjanic yakin Juventus Bisa Menangkan Liga Champions

Sebagaimana diketahui, Juventus akan memainkan final kedua mereka dalam tiga tahun terakhir di Cardiff, pada 4 Juni mendatang. Memang, pada edisi sebelumnya melawan barcelona tahun 2015 lalu, Bianconneri terlihat tak layak menajdi kampiun liga Champions usai dihajar raksasa Catalan dengan skor akhir 3-1. Namun, Pjanic melihat juventus sekarang sudah lebih kuat secara mental maupun fisik dibandingkan dua tahun lalu.

Selain itu, mantan gelandang AS Roma ini juga yakin bahwa tim arahan Zinedine Zidane memiliki kelemahan yang bisa dieksploitasi rekan-rekannya pada pertandingan final nanti.

“Seperti tim lainnya, mereka juga memiliki kelemahan, dan kami akan berusaha untuk menggunakan hal tersebut demi bisa mengalahkan mereka, saya yakin kami bisa melakukannya.,”

“Saat tim anda berhasil melangkah ke babak final, maka secara otomatis anda dihadapkan dengan laga yang besar, melawan tim yang kuat. Mereka memiliki musim yang hebat dan mereka juga juara bertahan. Mereka memenangkannya musim lalu, jadi pada intinya, kami akan berhadapan dengan tim kuat yang memang sudah terbiasa bermain di laga final seperti ini.”

“Kami sadar bahwa kami akan berhadapan dengan perlawanan yang sulit di setiap posisi dalam pertandingan nanti. Kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin, hanya yang terbaik lah yang akan mampu memenangkan pertandingan nanti”

“Sekarang, kami hanya perlu fokus dan menjaga ketenangan dalam pertandingan nanti. Kami punya kualitas begitu juga mereka, jadi ini akan menjadi pertandingan sengit. Laga ini akan ditentukan oleh beberapa detail kecil. Kami akan konsentrasi pada diri kami sendiri dan kami ingin membawa pulang trofi,” ujar Pjanic kepada situs resmi UEFA.

Ucapan Perpisahan Ter Stegen Untuk Luis Enrique

Ucapan Perpisahan Ter Stegen Untuk Luis Enrique

Kiper andalan barcelona, Marc-Andre Ter Stegen, menjadi salah satu pihak yang merasa sedih dengan keputusan manajer Luis Enrique meninggalkan Camp Nou pada musim panas ini. Lewat akun instagram pribadinya, pemain Jerman pun menuliskan salam perpisahan kepada sosok manajer berusia 47 tahun itu.

Ucapan Perpisahan Ter Stegen Untuk Luis Enrique

Marc-Andre ter Stegen adalah salah satu pemain yang didatangkan Barcelona saat mulai bergulirnya era Luis Enrique. Pemain internasional Jerman yang ditebus dari Borussia M’gladbach ini sempat jadi pilihan kedua setelah Claudio Bravo dalam dua musim pertamanya, tapi langsung jadi pilihan utama setelah kiper Chile memilih hengkang ke Manchester City pada musim panas kemarin.

Ketika dia mulai mendapatkan kesempatan tampil Reguler, dan bermain cukup bagus sepanjang musim ini, ter Stegen justru harus merelakkan kepergian Luis Enrique, yang memang telah mengumumkan keputusannya untuk tidak memperpanjang kontrak kerja sama sebagai juru taktik Raksasa Catalan beberapa waktu lalu.

Merasa eks pelatih AS Roma itu cukup berjasa dalam karirnya, ter stegen pun mengucapkan salam perpisahan lewat akun instagram pribadinya.

“Saya memulai karir di Barcelona pada tahun 2014 dengan Anda [Enrique] sebagai pelatih. Anda memimpin tim spesial ini dengan mendapatkan sembilan gelar dalam tiga musim, termasuk treble. Sebuah prestasi yang luar biasa. Saya merasa bangga menjadi bagian dari kisah ini, sebagai pemain maupun sebagai pribadi,”

“Terima kasih untuk segalanya, tuan. Saya berharap yang terbaik dalam perjalanan Anda selanjutnya. Saya juga berharap Anda dan keluarga senantiasa bahagia, Terima kasih!” tulis Ter Stegen di akun instagram miliknya.

Ter Stegen sendiri telah resmi menambah durasi kontraknya dengan Barcelona sampai tahun 2022 mendatang. Sedangkan Luis Enrique masih belum menentukan kelanjutan karirnya, dan memilih untuk beristirahat setelah tiga tahun yang sangat rumit sebagai pelatih Barcelona.

Sementara itu, Barcelona telah resmi memilih ernesto Valverde untuk menjadi manajer anyar klub musim depan.

Radamel Falcao Bicara Perihal Rumor Masa Depannya

Radamel Falcao Bicara Perihal Rumor Masa Depannya

Striker Internasional Kolombia tersebut mengungkapkan keinginannya untuk tetap membela panji AS Monaco pada kampanye musim 2017/18 mendatang, tapi Falcao juga sadar bahwa keputusan ini tidak hanya tergantung padanya.

Radamel Falcao Bicara Perihal Rumor Masa Depannya

Radamel Falcao, striker berusia 31 tahun ini terus menjadi perbincangan belakangan, tak lain menyoal masa depannya bersama dengan AS Monaco yang dinilai tidak akan belanjut. Klub-klub Liga Super tiongkok dikaitkan dengan El Tigre, dan terkait hal ini, Falcao akhirnya bersedia buka mulut.

Pemain tim Nasional Kolombia tersebut memang dikenal sebagai salah satu striker terbaik Eropa, itu saat dia masih berkostum Atletico madrid, pada periode 2010 sampai 2013. Sang pemain kemudian hengkang ke AS Monaco sejak tahun 2013, namun di musim keduanya dia dipinjamkan, dan karirnya sejak saat itu bisa dikatakan sedikit mengecewakan.

Dia dikirim ke Liga primer Inggris, awalnya untuk bermain sebagai pemain pinjaman di MAnchester United. Setelah melalui semusim bersama United, falcao kemudian merapat ke Stamford Bridge, kembali bermain sebagai pemain pinjaman. Setelah dua tahun yang mengecewakan, Falcao akhirnya kembali ke AS Monaco, dan bersama tim arahan Leonardo Jardim, el Tigre kembali menggila. Ia mencetak 30 gol dalam 43 penampilan dan membantu klub kerajaan untuk melangkah ke semi-final Liga Champions serta menjadi kampiun Ligue 1.

Meski demikian, catatan positif itu tak lantas membuat rumor kepindahannya tenggelam begitu saja. Wajar, karena saat ini, kontrak Falcao hanya tersisa untuk satu tahun ke depan. Dia pun dikaitkan dengan sejumlah klub, termasuk klub Liga Super Tiongkok. Namun Falcao secara pribadi, mengharapkan dirinya bertahan di Klub arahan Leonardo Jardim untuk musim depan.

“Saya benar-benar puas di sini dan saya memiliki setahun lagi dalam kontrak. Ini tergantung pada klub, tapi bagi saya, saya ingin bertahan di Monaco,” katanya kepada Canal+ saat menyaksikan kualifikasi GP Monaco.

Sedangkan di lain sisi, Wakil Presiden AS Monaco, Vadim Vasylev beberapa waktu lalu dilaim telah melayangka kontrak anyar kepada striker kolombia.

RB Leipzig Bertekad Pertahankan Para Pemain Bintangnya

RB Leipzig Bertekad Pertahankan Para Pemain Bintangnya

Bisa dikatakan, pernyataan dari Bos Leipzig, Olver Mintzlaff ini adalah indikasi bagi raksasa Premier League, Liverpool, untuk sebaiknya mengundurkan diri saja dari perburuan salah seorang pemain andalan klub Jerman, Naby Keita.

RB Leipzig Bertekad Pertahankan Para Pemain Bintangnya

Runner Up bundesliga jerman musim ini, RB Leipzig, berhasil menarik perhatian lewat performa apik mereka yang sempat nyaris mampu menyaingin Bayern Munchen dalam perburuan trofi Bundesliga. Tak ayal, para pemain mereka pun diprediksi akan jadi incaran sejumlah klub pada bursa transfer mendatang. Terkait hal ini, Pihak RB Leipzig bertekad untuk mempertahankan skuat emasnya.

Leipzig menikmati musim debut indah Bundesliga Jerman dengan mengakhiri musim di peringkat kedua sekaligus lolos ke Liga Champions dan performa ini tidak lepas dari pantauan klub-klub papan atas Eropa. Pemain-pemain mentereng yang mereka miliki seperti Naby Keita, Timo Werner dan Emil Forsberg, kabarnya tengah didekati sejumlah peminat pada kesempatan bursa transfer musim panas tahun ini.

Raksasa Liga Primer Inggris, Liverpool, dipercaya menginginkan Naby Keita, dengan pelatih Jurgen Klopp yang diklaim merasa terkesan dengan performa yang ditunjukkan gelandang berusia 22 tahun. Tapi pihak RB Leipzig melalui bos mereka, Oliver Mintzlaff , menegaskan bahwa mereka tidak akan melepas sang pemain New Guinea tersebut pada musim panas ini, begitu juga dengan bintang klub yang lain.

“Kami telah mengambil sikap, tidak akan menjual pemain dari starting line-up, Direktur olahraga Ralf Rangnick telah menjelaskan ini kepada semua pemain di akhir kompetisi. Kami akan mempertahankan tim dan melanjutkan program.” ujar bos Leipzig Oliver Mintzlaff.

Hal ini jelas sangat mengecewakan bagi pelatih Liverpool, Jurgen Klopp yang begitu mengharapkan kehadiran Naby di musim depan. Apalagi, sang manajer ingin agar target-targetnya bergabung sebelum tur pra musim dimulai.

Allegri Tegaskan Lagi Hasratnya Bertahan di Juventus

Allegri Tegaskan Lagi Hasratnya Bertahan di Juventus

Penegasan ini adalah tanggapan dari sang manajer terkait dengan pernyataan direktur olahraga beppe marotta beberapa waktu lalu yang mengungkap bahwa Juventus bakal tetap mempertahankan Allegri meski kembali gagal memenangi trofi Liga Champions Eropa musim ini.

Allegri Tegaskan Lagi Hasratnya Bertahan di Juventus

Manajer Juventus, Massimiliano Allegri baru-baru ini kembali berbicara mengenai isu kepindahannya dari Turin. Seperti diketahui, bekas manajer AC Milan ini dipercaya akan jadi incaran sejumlah Raksasa Eropa pada bursa transfer musim panas mendatang. Namun, Allegri sendiri menegaskan komitmennya kembali dengan Juventus.

Allegri memang jadi sorotan belakangan ini, terkait dengan suksesnya mengantarkan Juventus berada di ambang treble winner. Sebagaimana diketahui, Bianconneri saat ini memang tengah berada di ambang treble winner pertama dalam sejarah klub, situasi yang sama pernah mereka alami di tahun 2015 kemarin, tepat pada musim pertama Allegri menjadi juru taktik Bianconneri.

Padahal, awalnya penunjukkan manajer berusia 54 tahun itu sempat dipertanyakan, namun faktanya, dia mampu bekerja denga baik di kursi pelatih. Situasi inilah yang menarik minat sejumlah klub terhadap Allegri. Berdasarkan kabar yang terdengar, ada Paris Saint-Germain, Arsenal, dan beberapa klub lain yang mempertimbangkan nama Allegri untuk jadi juru taktik mereka musim depan.

Namun, Juventus dipastikan bakal mempertahankan eks pelatih AC Milan tersebut. Melalui direktur olahraga Beppe Marotta, mereka mengaku akan tetap mempertahankan Allegri, andaipun gagal lagi menjuarai liga champions Eropa. Mengenai pernyataan Marotta tersebut, Allegri mengaku senang, dan kembali menegaskan komitmennya dengan klub Turin.

“Saya senang dengan pernyataan direktur [Marotta], tetapi saat ini, saya belum bertemu dengannya dan belum membahas masalah ini,”

“Tentu saja kami tidak membahasnya pada pekan ini, karena kami akan pergi ke Cardiff untuk melakoni laga final Liga Champions. Apakah hasil final Liga Champions memengaruhi keputusan saya? Tidak. Saya sudah membuat keputusan saya. Saya ingin bertahan. Kita lihat nanti,” kata Allegri dalam jumpa pers jelang laga kontra Bologna, Sabtu (27/5).

Pogba Dukung Juventus Jadi Kampiun Liga Champions

Pogba Dukung Juventus Jadi Kampiun Liga Champions

Terlepas dari peluang menghadapi sang mantan di partai piala Super Eropa nanti, gelandang Internasional Prancis tetap mendoakan eks rekan-rekannya untuk memenangkan trofi liga Champions Eropa musim ini, karena dia akan turut senang dengan pencapaian tersebut.

Pogba Dukung Juventus Jadi Kampiun Liga Champions

Juventus mendapat cukup banyak dukungan untuk mengambil alih status sebagai Raja eropa dari tangan Real Madrid pada final Liga Champions Eropa yang rencanaya akan berlangsung sepekan lagi. Dukungan juga diberikan oleh salah seorang mantan bintang Bianconneri, Paul Pogba, yang mengaku akan senang jika melihat Juve mengangkat trofi tersebut.

Seperti diketahui, Bianconneri memang kembali berada di ambang treble winner musim ini, situasi yang sempat dirasakan Pogba pada tahun 2015 lalu, saat masih berkostum Juventus. Usai mengamankan trofi Coppa Italia, tim arahan Massimiliano Allegri berhasil memenangi trofi juara Serie A Italia. Sedangkan satu trofi lagi yang bisa dimenangkan adalah trofi Liga Champions Eropa.

Pada partai final , Si Nyonya Tua akan berhadapan dengan Real Madrid, juara La Liga Spanyol musim ini. Di atas kertas, juventus memang tidak diunggulkan, karena dari segi skuat, Real Madrid lebih matang, dengan bertabur para pemain bintang di setiap lini. Namun demikian, dukungan kepada Juve untuk mejadi kampiun Eropa musim ini terus mengalir, salah satunya datang dari sang mantan klub, Paul Pogba.

Pogba merasa, akan bagus jika dia berhadapan dengan Juventus pada partai piala Super Eropa nanti, namun terlepas dari hal ini, Pogba tetap mendoakan mantan rekan-rekan setimnya untuk memenangkan pertandingan final tersebut.

“Jika Juventus memenangkan Liga Champions, saya akan sangat senang, Lalu kami akan bertemu dengan mereka di Piala Super? Benar. Tapi saya bisa mengatakan semoga sukses untuk para mantan rekan setim saya.” ujar Pogba kepada Sky Italia.

Sebagaimana diketahui, United baru saja memenangi trofi Liga Europa, sehingga mereka akan bertemu dengan juventus di partai Piala Super Eropa jika Bianconneri mampu menggondol trofi Liga Champions.

Zinedine Zidane Akan Jadi Pelatih Tim Nasional Prancis

Zinedine Zidane Akan Jadi Pelatih Tim Nasional Prancis

Hal tersebut dituturkan oleh salah seorang mantan pelatih timnas Prancis, frank LeBouf yang merasa, akan sangat sulit bagi Zidane menukangi real Madrid dalam waktu yang lama, karena pemilik klub terkadang tidak sabaran. Jika ada peluang, dia yakin Zidane akan menukangi Les Bleus.

Zinedine Zidane Akan Jadi Pelatih Tim Nasional Prancis

Zinedine Zidane kini tengah bertabur sanjungan dari berbagai pihak terkait dengan keberhasilannya mengakhiri paceklik gelar liga Real madrid. Meski tidak ada indikasi bahwa legenda Los Blancos itu akan didepak dari kursi pelatih, namun Zidane dipercaya tidak akan menolak jika ada kesempatan untuk menangani timnas Prancis suatu saat nanti.

Seperti diketahui, sosok yang merupakan legenda Real Madrid tersebut ditunjuk untuk tangani tim utama Los Blancos sejak Januari 2016 lalu, guna menggantikan Rafael Benitez. Di Musim pertamanya, meski hanya bekerja selama enam bulan, Zidane berhasil membawa Real madrid jadi kampiun Eropa. Sedangkan musim ini, dia berhasil membawa klub tersebut memenangkan trofi La Liga Spanyol, dan ada satu trofi lagi yang bisa dimenangkan, tak lain Liga Champions Eropa, dimana Madrid akan menghadapi Juventus pada partai final nanti.

Sukses Zidane memancing Eks Pelatih timnas Prancis, Frank LeBouf untuk berkomentar. Dia yakin suatu saat nanti, Zidane akan menukangi tim Nasional Prancis, cepat atau lambat.

“Saya tidak tahu kapan Deschamps [pelatih timnas Prancis saat ini] akan berhenti atau pihak asosiasi [sepakbola Prancis] akan memutuskan untuk menggantinya. Tapi kami semua merasa Zidane akan menjadi pelatih timnas berikutnya,”

“Seperti itulah, jika dia mau. Karena jika ia terus meraih kesuksesan bersama Real Madrid maka mungkin dia tidak akan mau mengambil pekerjaan tersebut meski sedang tidak ada yang menjabat.”

“Akan sulit bagi seorang pelatih untuk bertahan dalam waktu yang lama di kursi pelatih Real Madrid, karna terkadang, pemilik klub tidak sabaran. Jika ada peluang, saya yakin Zidane akan menangani tim Nasional” ujar Leboeuf kepada BBC World Service.

Vincenzo Montella Ungkap Situasi Terkini Donnarumma

Vincenzo Montella Ungkap Situasi Terkini Donnarumma

Dikatakan sang manajer, bahwa pihak Rossoneri tengah berjuang keras dalam mempertahankan penjaga gawang belia tersebut, namun Montella sadar bahwa yang paling berhak menentukan masa depannya adalah Donnarumma sendiri. Secara pribadi, dia menganggap gigio sebagai anak sendiri.

Vincenzo Montella Ungkap Situasi Terkini Donnarumma

AC Milan, raksasa Serie A Italia ini tengah cemas terkait dengan masa depan salah seorang talenta muda mereka, Gianluigi donnarumma. Sejauh ini, belum ada kabar terkini mengenai kelanjutan perpanjangan kontrak Kiper Timnas Italia tersebut, tapi belum lama pelatih Vincenzo Montella angkat bicara mengenai situasi terbarunya.

Sebagaimana diketahui, kendati saat ini masih berusia 18 tahun, Donnarumma tetap mampu tampil gemilang dan menunjukkan bakat luar biasa yang dia miliki dalam dua musim terakhir. Sejauh ini, bersama Milan sang pemain telah mencatatkan 71 penampilan. Ia turut berperan dalam pemenangan satu gelar Il Diavolo, yakni Piala Super Italia. Maka tak heran jika talenta muda Italia dilirik banyak sekali klub raksasa Eropa.

Mulai dari Real Madrid, Mancester City, Manchester united, Arsenal, Barcelona, Bayern Munchen dan Paris Saint-Germain dipercaya akan saling bersaing untuk mengamankan servis pemain berusia 18 tahun tersebut. Sedangkan di lain sisi, situasi ini justru membuat AC Milan berjuang keras mempertahankan Donnarumma.

Bahkan, Rossoneri dipercaya akan menjadikan kontrak baru sang pemain sebagai prioritas utama. Pemilik baru klub juga sepakat untuk melayangkan kontrak mewah kepada Donnarumma agar yang bersangkutan bersedia bertahan di San siro. Hanya saja, sejauh ini belum ada update terkini menganai perpanjangan kontark tersebut.

Montella sendiri membenarkan bahwa Milan memang tengah berjuang untuk mempertahankan kiper 18 tahun itu.

“Saya tahu klub ini melakukan usaha luar biasa untuk menghargai kualitas luar biasa Gigio. Saya menyukai Donnarumma, seperti anak sendiri, tapi sekarang ia harus membuat keputusan dan memahami apa yang ia inginkan untuk bertumbuh, tapi dengan ketenangan. Klub ini melakukan segalanya untuk mempertahankannya.” ungkap Montella pada Premium Sport.

Walter Mazzarri Mengaku Masih Ingin Latih Klub Inggris

Walter Mazzarri Mengaku Masih Ingin Latih Klub Inggris

Jika memang ada tawaran yang datang dari Klub Premier League, mantan juru taktik Inter Milan ini tidak akan ragu untuk menerimanya, tapi jika tidak, Mazzarri juga tidak cemas, dia akan mengambil opsi lainnya. Yang jelas, pengalaman menukangi tim Premier League dirasa fantastis.

Walter Mazzarri Mengaku Masih Ingin Latih Klub Inggris

Walter Mazzarri, kendati baru saja didepak dari kursi pelatih Watford, mantan juru taktik Inter Milan dan Napoli itu tak serta merta merasa kapok menukangi klub Liga Primer inggris. Bahkan, dalam pernyataan terbarunya, Mazzarri mengaku ingin kembali menangani klub Liga Primer Inggris pada kampanye musim depan.

Seperti diketahui, Mazzarri memang sudah ditunjuk menangani tim utama Watford sejak awal musim ini. Kabarnya, alasan utama penunjukkan eks Napoli itu adalah karena pemilik Watford sendiri berasal dari Italia. Di Musim debutnya sebagai pelatih sepakbola di Premier League, Mazzarri menjalani musim yang cukup bagus. Dia berhasil mengantarkan Watford terhindar dari Zona Degradasi.

Namun, fakta itu tak lantas membuat juru taktik asa Italia dipertahankan oleh Watford, dia justru didepak dua pekan lalu. Perlakuan ini sempat disayangkan sejumlah pihak, karena menurut mereka, bekas pelatih Inter Milan melakukan kinerja yang relatif lebih bagus dari pendahulunya. Namun keputusan klub tersebut memang harus tetap dihormati.

Akan tetapi, perlakuan yang dinilai orang-orang sebagai perlakuan yang kurang mengenakkan itu tak lantas membuat MAzzarri merasa jera menukangi Klub Premier League yang memang dikenal sebagai liga terkejam saat ini. Dia justru mengaku ingin menangani klub Inggris lagi musim depan, jika memang ada tawaran yang datang.

“Saya mendapatkan banyak kepuasan tahun ini, Ini adalah pengalaman fantastis. Tentu saja, jika ada tim di luar sana menganggap saya cukup kompetitif di liga ini kemudian saya akan memikirkannya. Jika tidak, saya akan mengambil langkah lain.” ujar Mazzarri kepada Sky Sports.

Adapun watford sendiri selepas ditinggalkan Mazzarri kemudian jadi korban pembantaian Manchester City di matchdays terakhir Premier League dengan kekalahan telak 5-0.