tim nasional Maroko 2018

Misi Penting Timnas Maroko di Piala Dunia 2018

Pelatih timnas Maroko yakni Herve Renard mengungkapkan jika dirinya memiliki cita-cita membawa tim Singa Atlas tersebut mendapatkan hasil maksimal dan berperan aktif di Piala Dunia 2018 pada pertengahan bulan mendatang.

Oleh Karena itu, pada saat melakukan wawancara terkait persiapan timnas Maroko di Piala Dunia 2018 yang lalu. Renard memaparkan jika mereka akan begitu kecewa jika hanya sebagai pelengkap dan tampil hanya di babak awal penyisihan grup di Rusia nanti.

“Kami tidak hanya ingin tampil sebagai pemanis saja. Kami akan berupaya memberikan yang terbaik,” ucap pelatih 49 tahun tersebut.

Walau untuk hal tersebut, para pemain Singa Atlas harus berupaya keras menang atas dua tim tangguh yang selama ini dikenal mempunyai kekuatan mematikan di Eropa dan dunia, yaitu timnas Portugal dan timnas Spanyol. Satu lagi tim yang harus mereka lawan yakni timnas Iran.

Mengenai Spanyol dan Portugal, Renard secara tegas mengakui kehebatan keduanya. Apalagi dengan hadirnya bintang dunia, Cristiano Ronaldo. Mereka pasti akan memberikan fokus pada pemain ini demi menembus pertahanan Ronaldo dan timnya.

Herve Renard memaparkan jika dalam daftar 23 pemain timnas Maroko yang sudah dia pilih ke Rusia sudah merupakan pilihan yang tepat. Namun, masih akan ada beberapa pemain lainnya yang akan dia persiapkan manakala pemain inti lainnya mendapat cedera dan hambatan lainnya di Rusia nanti.

Pelatih dari Prancis tersebut juga memberikan pandangan pada kasus pemain dari Maroko dan Spanyol, yakni Munir El Haddadi, yang berharap menjadi bagian Maroko di Rusia. Hanya ada kesempatan kecil untuk pemain ini jika ingin memperkuat timnas Maroko di Piala Dunia 2018.

Selama beberapa bulan ini, El Haddadi dan pihak Federasi Sepak Bola Kerajaan Maroko memang sudah memberikan surat pengajuan pada badan sepak bola dunia, FIFA, supaya pemain ini diizinkan memperkuat Maroko.

El Haddadi sebelumnya sudah bergabung di timnas junior Spanyol dan merupakan pemain cadangan Spanyol kala berlaga kontra Makedonia di tahun 2014 yang lalu. Pengalamannya tersebut justru menjadi hambatan FIFA tidak memberikan izin pada pemain ini untuk berpindah timnas.

Saat ini, Munir El Haddadi yang bergabung di Alaves sebagai pemain cadangan dari Barcelona belum memberikan tanggapan mengenai hal tersebut.

pelatih Timnas Maroko, Herve Renard

Herve Renard, Pelatih Istimewa Timnas Maroko di Piala Dunia 2018

Timnas Maroko merupakan salah satu wakil Afrika yang berhasil berangkat ke Piala Dunia 2018 di Rusia mendatang. Hal tersebut diperoleh setelah mereka sukses mengalahkan Pantai Gading dengan skor akhir 2-0 di Stadion Felix Houphouet-Boigny, Sabtu (11/11/2017).

Selain penampilan para pemain timnas yang begitu menawan, peran sang pelatih juga sangat menentukan. Sang pelatih timnas yakni Herve Renard merupakan salah satu kunci kesuksesan timnas Maroko di Piala Dunia 2018.

Herve Renard sendiri merupakan pria Prancis berumur 49 tahun yang  pernah menjadi pemain berkarier sebagai pesepakbola dan membela beberapa klub kecil asal Prancis sejak 1986. Renard kemudian gantung sepatu di tahun 2000 dengan Sporting Club de Draguignan. Tidak banyak bergaung sebagai pemain, Renard malah berhasil jadi pelatih, khususnya saat melatih timnas Afrika.

Di tahun 2012 silam, Renard berhasil memimpin Zambia meraih gelar Piala Afrika untuk kali pertama. Saat itu, Zambia sukses menang melawan salah satu tim sulit yakni Pantai Gading lewat adu penalti. Kedua tim tampil seri tanpa gol, dengan drama adu penalti pada skor 8-7 untuk keberhasilan Zambia.

Menariknya, Renard kembali membawa keberhasilan di Piala Afrika pada tahun 2012 namun dengan tim yang berbeda yakni timnas Pantai Gading di tahun 2015. Tapi dengan drama adu penalti, Pantai Gading sukses menang atas Ghana di babak Final dengan skor 9-8 di laga final Piala Afrika 2015.

Timnas Pantai Gading berhasil menang merebut Piala Afrika setelah absen 23 tahun. Dan sekarang saatnya timnas Maroko yang dia bawa melaju dengan pasti di Piala Dunia 2018. Kesuksesan tersebut menjadi yang pertama untuk Maroko selama 20 tahun ini.